Bruno Fernandes, Cuma Jago Lawan Tim Kecil, Melempem Hadapi Tim Besar

Bruno Fernandes, Cuma Jago Lawan Tim Kecil, Melempem Hadapi Tim Besar

Gila Bola – Kekalahan 2-0 Manchester United dari Manchester City di semifinal Piala Liga Inggris pada Kamis (7/1) dini hari WIB tadi di Old Trafford mengungkapkan fakta mengejutkan dari pemain paling sensasional tahun 2020, Bruno Fernandes.

Faktanya, playmaker internasional Portugal itu tidak pernah sekalipun bermain istimewa selama membela Manchester United melawan tim elit khususnya di musim 2020/2021 ini, dan bahkan Bruno Fernandes hanya sekali mendapatkan rating minimal 7,0 di situs whoscored.

Selama kekalahan dari Manchester City di Old Trafford tadi malam, gelandang berusia 25 tahun itu sangat jauh dari performa terbaiknya, akurasi umpan hanya mencapai 73 persen saat umpan-umpan pentingnya kerap gagal dan kurang akurat, cuma menghasilkan satu umpan kunci, dan dua tembakannya melayang jauh di atas mistar.

Melihat dari laga-laga sebelumnya yang melibatkan laga United melawan tim tradisional enam besar di Liga Inggris, Bruno Fernandes juga tidak pernah benar-benar mengesankan. Dia hanya mendapatkan rating 6,4 usai hanya mencetak gol penalti dan tampil buruk hingga digantikan saat jeda dalam kekalahan 1-6 dari Spurs.

Mantan bintang Sporting CP itu kemudian hanya mendapatkan rating 6,1 usai cuma menghasilkan satu tembakan dalam kekalahan 1-0 dari Arsenal di Old Trafford, akurasi umpan hanya 71 persen, dan satu umpan kunci. Dia juga tak terlihat taringnya saat melawan Chelsea dalam laga imbang 0-0, meski menariknya dia masih mendapatkan rating 7,1.

Lalu dalam laga melawan City di Liga Inggris, Bruno Fernandes hanya mendapatkan rating 6,9 dengan akurasi umpan buruk hanya mencapai 68 persen, sebelum kini mendapatkan rating lebih rendah dengan 6,3 dalam kekalahan di Piala Carabao, yang membuat fans bertanya-tanya tentang pudarnya kehebatan idola mereka saat melawan tim besar.

Baca:  Jose Mourinho Tidak Heran Tanguy Ndombele Bermain Sangat Bagus
Fernandes belum membuktikan diri sebagai ‘big game player’ bagi Manchester United

Jadi total dalam lima pertemuan musim ini melawan Spurs, Arsenal, Chelsea dan dua kali Manchester City, gelandang 25 tahun hanya menghasilkan satu gol penalti tanpa assist. Sama dengan dua pertemuan melawan PSG di Liga Champions, dia juga hanya mencetak satu gol penalti, nol assist.

Bruno Fernandes telah menjadi sensasi sejak kedatangannya dari Sporting pada Januari 2020 lalu, memiliki rekor 33 keterlibatan gol dan tak ada yang melebihinya di Liga Inggris sejak debutnya pada Februari. Namun playmaker Portugal sepertinya masih punya pekerjaan rumah untuk membuktikan diri sebagai ‘big game player’ yang saat ini sangat dibutuhkan Manchester United, setelah kalah di empat laga semifinal beruntun dan belum pernah angkat trofi lagi sejak tahun 2017.